PASURUAN — Rangkaian kegiatan Karantina Akreditasi Jurnal memasuki hari kedua pada Senin (18/05/2026). Setelah sukses membuka agenda pada hari pertama, seluruh tim pengelola jurnal kini memusatkan fokus dan energinya pada agenda krusial, yakni penyusunan (drafting) template jurnal yang disesuaikan secara ketat dengan ketentuan nasional SINTA (Science and Technology Index) dan ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional).
Kegiatan yang berlangsung secara intensif dan khidmat ini diikuti oleh segenap jajaran editor, reviewer, serta pengelola jurnal ilmiah di lingkungan instansi. Suasana diskusi terpantau interaktif, di mana setiap peserta berkolaborasi aktif di depan laptop masing-masing untuk membedah unsur-unsur esensial dalam sebuah template artikel ilmiah, mulai dari sistematika penulisan, gaya selingkung (house style), hingga kejelasan panduan bagi penulis (author guidelines).
Standardisasi template menjadi salah satu poin penilaian yang sangat vital dalam instrumen akreditasi ARJUNA. Oleh karena itu, penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh tata letak (layout) dan struktur artikel yang diterbitkan nantinya memenuhi aspek konsistensi serta profesionalisme tinggi sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Ketua panitia penyelenggara menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi dan kerja keras seluruh peserta karantina di hari kedua ini.
"Penyusunan template yang matang dan sesuai dengan standar SINTA ARJUNA bukan sekadar pemenuhan aspek formalitas akreditasi, melainkan sebuah pondasi utama dalam menjaga estetika, keterbacaan, dan mutu sebuah jurnal ilmiah. Kami berharap melalui kerja keras hari ini, seluruh jurnal yang kita kelola dapat meraih predikat akreditasi yang maksimal," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Melalui karantina yang terukur dan terarah ini, diharapkan seluruh draf template baru dapat segera rampung dan langsung diimplementasikan. Langkah konkret ini menjadi bukti komitmen kuat lembaga dalam mendukung peningkatan ekosistem publikasi ilmiah yang bermutu, akuntabel, dan berdaya saing di tingkat nasional.