logo
UPT P3H
Bidang 3: Pengelolaan Jurnal

PENDAMPINGAN TEKNIS MANDIRI & PEMBERSIHAN CATATAN OJS DALAM RANGKA PERSIAPAN REAKREDITASI JURNAL TARBAWI & SUBMIT PERMAN

Bidang 3 Bidang 3
26 Jun 2026
3,152 views

PASURUAN – Unit Pelaksana Teknis Publikasi, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPT P3H) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan menggelar kegiatan Pendampingan Teknis Mandiri & Pembersihan Catatan OJS pada Jumat, 26 Juni 2026.

Bertempat di Ruang Smart Class, Gedung ITC, UNU Pasuruan, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Rani Darmayanti, M.Pd., selaku Kepala UPT P3H UNU Pasuruan. Agenda ini dihadiri secara intensif oleh Editor-in-Chief beserta seluruh jajaran tim pengelola Jurnal Tarbawi selaku pemegang hak akses utama sistem Open Journal Systems (OJS).

Langkah Preventif Menghindari Penolakan Otomatis

Kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah preventif yang krusial untuk membersihkan riwayat catatan buruk serta penolakan otomatis akreditasi pada tahun-tahun sebelumnya. Fokus utamanya adalah mematangkan persiapan dokumen evaluasi menuju submit permanen pada sistem Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA).

"Kami melakukan pembersihan menyeluruh (cleansing) terhadap aspek manajerial, substansi, hingga desk evaluation pada OJS. Ini adalah ikhtiar bersama agar Jurnal Tarbawi siap menghadapi penilaian dari Tim Pakar Eksternal dan sukses meraih peningkatan akreditasi," ujar Rani Darmayanti di sela-sela kegiatan pendampingan.

Empat Fokus Perbaikan Teknis yang Berhasil Dieksekusi

Berdasarkan hasil analisis rekam jejak sistem ARJUNA, tim pengelola Jurnal Tarbawi berhasil mengeksekusi empat poin perbaikan teknis utama:

  1. Penyesuaian Cover Issue: Penyelarasan format visual, logo, nomor P-ISSN/E-ISSN, serta penulisan volume dan nomor di setiap cover edisi agar sinkron dengan metadata sistem.

  2. Perbaikan Status DOI: Mengatasi kendala artikel berstatus in-press dengan mengaktifkan (deposit) ulang susunan nomor DOI pada terbitan terjadwal agar aktif secara global.

  3. Verifikasi Indexing: Memeriksa ulang pranala (link) indeksasi eksternal seperti Google Scholar dan Garuda guna mencegah broken link.

  4. Validasi OAI (Open Archives Initiative): Memastikan endpoint OAI Jurnal Tarbawi (.../index.php/tarbawi/oai) berjalan valid tanpa error agar proses penarikan data (harvesting) oleh sistem ARJUNA berjalan mulus.

Strategi Tembus Target SINTA >70

Selain perbaikan teknis, tim pengelola juga merumuskan langkah taktis di meja editor demi mengamankan target skor SINTA di atas 70. Berikut adalah komitmen perubahan kebijakan yang disepakati:

No

Komponen Evaluasi

Temuan / Catatan Penting

Tindakan Teknis yang Dieksekusi

1

Manajemen Tanggal

Jeda tanggal Submit, Review, dan Accept terlalu dekat atau tidak logis (< 2 minggu).

Menata kembali proses review ilmiah di OJS minimal 2–4 minggu, serta 2–4 minggu dari tahap review ke accept.

2

Nisbah Rujukan Primer

Proporsi rujukan artikel jurnal ilmiah mutakhir masih perlu ditingkatkan.

Mewajibkan minimal 25–30 rujukan per artikel dengan minimal 80% rujukan primer dari jurnal terbitan 5–10 tahun terakhir.

3

Kepioniran Ilmiah

Banyak artikel kuantitatif replikatif yang cenderung jenuh.

Memperketat seleksi substansi dengan mendorong penggunaan variabel moderasi/mediasi unik atau metode kualitatif tajam seperti Interpretative Phenomenological Analysis (IPA).

4

Aspirasi Wawasan

Skor stagnan akibat absennya kontributor internasional.

Membuka kolaborasi ilmiah (co-authorship) dengan akademisi luar negeri (Malaysia, Brunei, Timur Tengah) minimal 1 artikel per nomor terbitan.

Menatap Evaluasi Eksternal dan Submit Permanen

Kegiatan yang berlangsung tertib ini menghasilkan pembersihan menyeluruh terhadap kendala administratif Jurnal Tarbawi. Saat ini, akun ARJUNA telah diisi secara berkala sesuai dengan borang mandiri.

Langkah berikutnya, tim pengelola Jurnal Tarbawi dijadwalkan menghadapi evaluasi dan audit dari Tim Pakar Eksternal Universitas PGRI Sumenep pada hari Senin, 29 Juni 2026. Evaluasi tersebut akan difokuskan pada tiga aspek utama:

  • Bapak Mas'odi, M.Pd. (Validasi Akhir Desk Evaluasi)

  • Bapak Dyas Andry Prasetyo, M.Pd. (Audit Manajemen Sistem OJS)

  • Bapak Feri Weldani, M.Pd. (Penilaian Substansi Akhir)

Setelah mendapatkan lampu hijau dan rekomendasi bebas catatan dari ketiga pakar tersebut, UNU Pasuruan akan segera melakukan Submit Permanen berkas akreditasi ke portal ARJUNA untuk meraih hasil terbaik.

Tag Terkait

#Menembus Batas SINTA: Langkah Nyata UNU Pasuruan Menuju Reakreditasi Jurnal #Sinergi Teknis #Bidik Skor Maksimal: Optimisme Reakreditasi Jurnal #Mengawal Kualitas Publikasi Ilmiah: UPT P3H UNU Pasuruan Siap Tembus Akreditasi Nasional

Bagikan Artikel

Bidang 3

Bidang 3

Penulis di UPT P3H Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan