INDRAMAYU, P3H UNU PASURUAN – Sebagai wujud komitmen Tri Dharma Perguruan Tinggi dan akselerasi publikasi ilmiah di era digital, Tim Pusat Pengembangan Publikasi Ilmiah dan HKI (P3H) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan tampil sebagai narasumber dan fasilitator utama. Mandat ini diwujudkan dalam "Loka Karya Strategis Pengelolaan Jurnal Ilmiah", sebuah program kolaborasi inovatif bersama Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Nahdlatul Ulama (STIDKI NU) Indramayu. Kegiatan yang dirancang sebagai pendampingan komprehensif ini diselenggarakan selama tiga hari penuh, pada 14–16 Oktober 2025, di kampus STIDKI NU Indramayu.

Gambar: Tim P3H UNU Pasuruan berfoto bersama peserta lokakarya STIDKI NU Indramayu
Selama tiga hari intensif, tim P3H UNU Pasuruan memberikan pendampingan penuh yang berfokus pada implementasi praktis, dimulai dari pembuatan dan pengelolaan Open Journal System (OJS) dari nol. Lokakarya ini dirancang berbeda dari pelatihan teknis biasa. Fokus utamanya adalah membekali para dosen dan pengelola jurnal di STIDKI NU Indramayu dengan strategi jitu dan peta jalan yang jelas untuk membangun jurnal yang tidak hanya online, tetapi juga kredibel dan bereputasi. Target akhirnya adalah menembus akreditasi nasional (SINTA) dan memiliki kelayakan untuk diajukan ke pengindeks internasional seperti Scopus dan Web of Science (WoS).

Untuk memastikan pendampingan berjalan maksimal, P3H UNU Pasuruan menurunkan tim pakar multidisiplin yang memberikan pendampingan penuh, terdiri dari:

M. Rafli F.W, S.Pd. (Spesialis Strategi Publikasi dan Peta Jalan Jurnal)
Rani Darmayanti, M.Pd. (Spesialis Manajemen Editorial dan Standar Etika Publikasi)
Rudi Kurniawan, S.T., M.T. (Spesialis Teknis OJS dan Pemanfaatan AI)
Fachri Ayudi Fitrony, S.Kom. (Spesialis Infrastruktur OJS dan Indeksasi)
Materi strategis yang dibawakan oleh tim P3H UNU Pasuruan—yang mencakup visi global dan 8 pilar fondasi jurnal internasional—kini dapat diakses publik melalui tautan resmi P3H:
Tim P3H membimbing peserta secara hands-on dan terstruktur dalam tiga tahapan utama:

Hari 1: Fondasi & Identitas Internasional Hari pertama difokuskan untuk membangun fondasi non-teknis yang krusial. Peserta dibimbing secara intensif untuk memfinalisasi visi, misi, dan ruang lingkup (Aims & Scope) jurnal. Penajaman ini penting untuk memastikan setiap jurnal memiliki niche yang unik dan tidak tumpang tindih. Selain itu, tim P3H mengawal penyiapan seluruh kelengkapan legal-formal (seperti pengajuan ISSN dan SK Pimpinan) serta merumuskan strategi branding dan perekrutan dewan redaksi (editorial board) internasional.
Hari 2: Implementasi OJS Profesional Setelah fondasi strategis kuat, fokus beralih pada implementasi teknis. Tim P3H memandu peserta melakukan setup OJS dari dasar, memastikan konfigurasi standar internasional terpenuhi. Ini mencakup implementasi OJS bilingual (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) secara penuh, kustomisasi tampilan yang profesional dan responsif, serta aktivasi plugin wajib internasional seperti DOI (Crossref) dan ORCID. Peserta juga dilatih mengelola metadata artikel agar siap di-harvest oleh lembaga pengindeks.
Hari 3: Alur Kerja Editorial & Strategi Hari terakhir didedikasikan untuk simulasi alur kerja editorial secara penuh (end-to-end). Peserta mempraktikkan peran sebagai editor yang menerima naskah, menugaskan reviewer, mengelola revisi, hingga proses copyediting, layout, dan publish. Simulasi ini memastikan peserta siap mengelola jurnal secara mandiri. Selain itu, peserta juga dibekali strategi promosi "Call for Papers" yang efektif di tingkat global dan pengenalan pemanfaatan AI Toolkit (seperti Gemini) untuk membantu editor dalam screening naskah, proofreading, dan korespondensi.

$$Gambar: Sesi pendampingan teknis oleh narasumber P3H UNU Pasuruan kepada dosen STIDKI NU Indramayu$$
Hasil konkret dan paling membanggakan dari lokakarya ini adalah peluncuran empat jurnal ilmiah baru berbasis OJS milik STIDKI NU Indramayu. Keempat jurnal ini telah resmi online dan siap menerima submisi naskah dari para peneliti. Berikut adalah tautan langsung menuju jurnal-jurnal tersebut:
Prodi Manajemen Dakwah: Journal of Global Dakwah and Community Development (JADE)
Prodi Bimbingan Konseling Islam: Journal of Islamic Psychology and Mental Health (JIPMH)
Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam: Communica: Journal of Islamic Media and Communication Studies
Prodi Pengembangan Masyarakat Islam: Journal of Islamic Social Innovation and Empowerment (JIMI)

Gambar: Kolase sampul (cover) dari empat jurnal baru STIDKI NU Indramayu
Kegiatan ini menegaskan komitmen P3H UNU Pasuruan sebagai enabler dalam ekosistem akademik Nahdlatul Ulama. Ini adalah perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana UNU Pasuruan secara aktif berbagi keahlian dan mendorong budaya literasi ilmiah di lingkungan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) lainnya. Bagi STIDKI NU Indramayu, ini bukan sekadar ajang transfer ilmu, melainkan titik awal lahirnya ekosistem publikasi yang profesional dan mandiri.
P3H UNU Pasuruan akan terus berkomitmen mengawal dan berkolaborasi dengan para pengelola jurnal ini. Kolaborasi pasca-lokakarya akan mencakup mentoring berkelanjutan dan monitoring implementasi 8 pilar fondasi. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap jurnal dapat berkembang pesat, segera terindeksasi secara bereputasi, dan pada akhirnya menjadi wadah keilmuan yang membanggakan Indonesia di kancah global, sejalan dengan visi UNU Pasuruan dalam mencetak SDM unggul.
Berita Terkait: