NGOPI ASYIK:
EVALUASI MUTU JURNAL ELEKTRONIK
INSTITUT BAHRI ASYIQ (INSTIBA)
"Menyemai Benih Kualitas, Membangun Peradaban Literasi dari Bumi Madura"
BANGKALAN, MADURA – Di bawah langit Madura yang sarat akan tradisi intelektual pesantren, sebuah babak baru dalam penjaminan mutu publikasi ilmiah tengah digulirkan. Unit Pelaksana Teknis Penerbitan, Plagiarisme, Pengelolaan Jurnal, dan Hak Kekayaan Intelektual (UPT P3H) Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan bertandang ke Institut Bahri Asyiq (INSTIBA) Galis, Bangkalan, bukan sekadar untuk melakukan audit administratif, melainkan untuk membangkitkan gairah literasi melalui agenda bertajuk "NGOPI ASYIK" (Ngobrol Publikasi Ilmiah yang Asyik).
"Ngopi Asyik" bukanlah sekadar jargon, melainkan sebuah metode pendekatan yang memadukan kearifan lokal diskusi cair dengan ketajaman evaluasi akademik. UPT P3H menyadari bahwa membangun jurnal yang bereputasi tidak bisa dilakukan dengan instruksi yang kaku. Melalui dialog yang hangat, tim auditor bersama para pejuang jurnal di INSTIBA membedah setiap tantangan, mulai dari teknis pengelolaan OJS 3 hingga strategi menembus indeksasi SINTA. Pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antar-institusi adalah kunci utama dalam merawat integritas ilmu pengetahuan.
Bedah Mutu: Melampaui Batas Administrasi
Tim Inspektorat UPT P3H melakukan sidak menyeluruh terhadap 7 jurnal target yang dikelola oleh INSTIBA. Audit ini meliputi pemeriksaan alur editorial, konsistensi gaya selingkung, hingga kualitas mitra bestari yang dilibatkan. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa INSTIBA memiliki potensi luar biasa dalam klaster pendidikan dan hukum. Namun, untuk bertransformasi menjadi jurnal bereputasi global, diperlukan penguatan pada pilar Plagiarisme dan HKI.
Ditekankan dalam diskusi tersebut bahwa kejujuran akademik adalah nilai tawar tertinggi institusi. UPT P3H memberikan arahan taktis mengenai penggunaan sistem deteksi orisinalitas naskah guna memastikan setiap artikel yang terbit adalah karya autentik yang dapat dipertanggungjawabkan. Motivasi ini diberikan agar para editor tidak hanya melihat jurnal sebagai kewajiban tugas, melainkan sebagai bentuk dedikasi dalam menjaga kemurnian ilmu pengetahuan. Inilah esensi sejati dari Ngopi Asyik: mengubah tantangan teknis menjadi semangat perjuangan kolektif.
"Editor jurnal adalah pahlawan peradaban yang bekerja dalam senyap. Setiap naskah yang Anda rapikan, setiap metadata yang Anda lengkapi, adalah jembatan bagi ilmu pengetahuan agar abadi dan bermanfaat bagi generasi masa depan. Mari kita bangun peradaban dari ketelitian tangan kita."
Lampiran Akses Jurnal Official (Audit 2025)
Ingin berkonsultasi mengenai akreditasi jurnal dan perlindungan HKI?
HUBUNGI TIM AUDITOR P3HGedung Rektorat Lt. 2 Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan
Layanan Digital: p3h.unupasuruan.ac.id