Inovasi Kewirausahaan Pendidikan Matematika: Mahasiswa UNU Pasuruan Mulai Proyek Berbasis SDGs di Minggu Pertama

Pasuruan, 23 September 2025
UNU Pasuruan – Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan memulai langkah inovatif dalam mata kuliah Kewirausahaan. Pada minggu pertama perkuliahan, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan pada kontrak kuliah dan definisi kewirausahaan, tetapi juga langsung membentuk kelompok untuk proyek studi kasus di masyarakat. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari visi prodi untuk menghasilkan lulusan yang unggul dalam pendidikan matematika berlandaskan nilai keislaman, humanisme, dan kewirausahaan, serta berkontribusi pada pencapaian SDGs [1].
Pembagian kelompok ini menjadi fondasi bagi mahasiswa untuk mengidentifikasi peluang usaha di bidang pendidikan matematika, sejalan dengan CPL prodi yang menekankan jiwa kewirausahaan dan kemampuan mengembangkan peluang usaha. Setiap kelompok diberikan tema berbeda, seperti "Jajanan Viral", "Fashion", dan "Catering", yang bertujuan untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, serta kolaborasi antar mahasiswa.

Proyek ini secara langsung mengintegrasikan minimal empat tujuan SDGs:
SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): Melalui pengembangan model pembelajaran inovatif dan studi kasus pendidikan di masyarakat.
SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi): Dengan penerapan konsep kewirausahaan dan pembuatan rencana bisnis berbasis data.
SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur): Melalui penggunaan teknologi dalam pembelajaran dan pengembangan produk kelompok.
SDG 10 (Mengurangi Ketimpangan): Dengan fokus pada solusi inklusif bagi masyarakat rentan melalui studi kasus dan pengembangan solusi inovatif [1](https://file://Rencana%20Pembelajaran%20Semester%20(RPS) Mata Kuliah Kewirausahaan (1).pdf)
.
Melalui pendekatan ini, mahasiswa diharapkan mampu berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam memecahkan masalah pendidikan dan kewirausahaan, serta menunjukkan sikap religius, humanis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan pembagian kelompok di minggu pertama ini menandai dimulainya perjalanan mahasiswa dalam menciptakan dampak positif di masyarakat melalui kewirausahaan berbasis pendidikan matematika, sekaligus mendukung pencapaian visi, misi, dan capaian pembelajaran lulusan (CPL) prodi [1].

Tag
#Kewirausahaan #PendidikanMatematika #UNUPasuruan #SDGs #InovasiPendidikan #StudiKasus #WirausahaSosial #OBE
Kategori
Pendidikan, Kewirausahaan, Berita Kampus, SDGs, Inovasi
Integrasi dengan Visi, Misi, dan CPL Prodi:
Visi: Kegiatan ini mendukung visi prodi untuk menjadi program studi unggul dalam pendidikan matematika yang berlandaskan nilai keislaman, humanisme, dan kewirausahaan.
Misi: Melalui pembagian kelompok dan proyek berbasis SDGs, prodi menyelenggarakan pendidikan yang inovatif, berkarakter, dan berbasis teknologi, serta menanamkan nilai religius, etika, dan kewirausahaan dalam setiap aspek pembelajaran.
CPL: Mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan sikap religius, humanis, dan bertanggung jawab, memiliki jiwa kewirausahaan, serta mampu bekerja sama, berkomunikasi, dan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran dan pengembangan usaha, serta berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam memecahkan masalah pendidikan dan kewirausahaan [1].
Integrasi SDGs:
SDG 4 (Quality Education): Pengembangan model pembelajaran inovatif dan inklusif.
SDG 8 (Decent Work and Economic Growth): Penerapan konsep kewirausahaan dalam proyek kelompok.
SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure): Penggunaan teknologi dalam pembelajaran kelompok.
SDG 10 (Reduced Inequalities): Pengembangan solusi inklusif untuk masyarakat rentan.