SUMENEP – 12 Juni 2026, Guna memacu iklim kompetisi akademik dan meningkatkan kualitas serta kuantitas publikasi ilmiah mahasiswa di kancah nasional, Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Universitas PGRI Sumenep (UPI Sumenep) sukses menyelenggarakan kegiatan Bootcamp Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah. Kegiatan intensif ini dilaksanakan di Aula UPI Sumenep pada Sabtu, 13 Juni 2026, dengan diikuti oleh 28 mahasiswa prodi PJKR.

Riset dan publikasi ilmiah saat ini telah menjelma menjadi indikator utama dalam ekosistem pendidikan tinggi. Publikasi bukan sekadar gugur kewajiban administratif kelulusan, melainkan menjadi medium penting dalam hilirisasi riset. Melalui publikasi, buah pemikiran inovatif mahasiswa PJKR—seperti pengembangan metode pedagogik olahraga, penanganan gizi, hingga manajemen olahraga rekreasi—diharapkan tidak hanya menjadi dokumen pasif di perpustakaan, melainkan dapat diakses dan diuji oleh masyarakat akademik secara luas.
Namun, realita di lapangan menunjukkan bahwa gagasan riset mahasiswa sering kali terhambat oleh keterbatasan teknis penulisan akademik, mulai dari menentukan kebaruan riset (novelty), melakukan sintesis literatur yang kritis, hingga ketidaktahuan mengenai tata cara submisi ke jurnal terakreditasi nasional.
Menjawab tantangan tersebut, Bootcamp ini didesain secara taktis dengan metode workshop interaktif dan coaching clinic (one-on-one). Selama satu hari penuh, para peserta dibimbing secara bertahap (step-by-step), meliputi strategi penemuan ide dan penyusunan Pendahuluan (Bab 1), penulisan Tinjauan Pustaka (Bab 2), hingga perumusan Metode Penelitian (Bab 3) yang tepat sasaran.

Hasil akhir dari kegiatan ini pun sangat memuaskan. Sebanyak 28 mahasiswa yang hadir sukses merampungkan draf artikel ilmiah mereka dari Bab 1 hingga Bab 3 sesuai dengan panduan sitasi dan gaya selingkung jurnal ilmiah. Menariknya, untuk memacu semangat dan komitmen para peserta, pihak penyelenggara membagikan reward berupa voucher pendanaan penerbitan artikel di Jurnal Terakreditasi SINTA 3 bagi mahasiswa yang menunjukkan progres draf terbaik selama bootcamp berlangsung.
Meski target output pembuatan draf awal tercapai 100%, pihak panitia mengevaluasi bahwa durasi pendampingan langsung secara tatap muka masih perlu diperpanjang. Oleh karena itu, pasca-kegiatan ini, prodi PJKR UPI Sumenep telah merencanakan sesi pendampingan lanjutan secara daring guna mengawal draf mahasiswa pada bagian Hasil dan Pembahasan (Bab 4) hingga artikel mereka benar-benar siap diterbitkan menggunakan voucher SINTA 3 yang telah didapatkan.
Melalui pelaksanaan bootcamp ini, Universitas PGRI Sumenep berharap dapat terus mencetak akademisi muda yang kritis dan solutif, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat nasional.